Sekolah Minim Siswa Boleh UN Mandiri atau Gabung Sekolah Lain

Sekolah Minim Siswa Boleh UN Mandiri atau Gabung Sekolah Lain

Sekolah Minim Siswa Boleh UN Mandiri atau Gabung Sekolah Lain

Sekolah Minim Siswa Boleh UN Mandiri atau Gabung Sekolah Lain

Tahun ini, pemerintah pusat telah membuat kebijakan baru terkait pelaksanaan UN.

Sekolah swasta terakreditasi yang memiliki jumlah siswa calon peserta UN 2016 kurang dari 20 orang akan diberi kesempatan memilih. Sekolah tersebut bisa melaksanakan UN mandiri atau bergabung ke sekolah lain.

Sekolah yang merasa mampu menyelenggarakan secara mandiri, dapat menyelenggarakan secara mandiri. Namun, sekolah yang merasa belum mampu harus bergabung dengan sekolah lain yang berada di dalam pokja yang sama. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Dikpora Kabupaten Sleman, Ery Wardana.

“Kalau sudah terakreditasi akan diberi pilihan. Kalau mampu mandiri

ya silakan mandiri. Kalau belum mampu silakan gabung sekolah lain,” ujarnya kepada Edupost.id.

Kemudian, sekolah swasta yang belum terakreditasi dan memiliki jumlah siswa calon peserta UN 2016 kurang dari 20 orang tetap harus bergabung ke sekolah lain. Sekolah induk juga harus melaksanakan UN dengan sistem yang sama dengan sekolah yang akan menggabungkan diri. Maksudnya, sekolah pelaksana UN tertulis harus bergabung dengan sekolah pelaksana UN tertulis juga.

Data Disdikpora Kabupaten Sleman menyebutkan ada empat SMA/SMK

di wilayah ini yang akan menggelar UN mandiri meskipun memiliki jumlah siswa calon peserta UN kurang dari 20 orang. Sekolah yang dimaksud adalah SMK Muhammadiyah 2 Turi dengan 15 siswa, SMA Immanuel Kalasan dengan 18 siswa, SMA Dr. Wahidin dengan 10 siswa,, dan SMA Sulaiman dengan 15 siswa.

 

Baca Juga :

7