Ilmu Kimia Serta Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Ilmu Kimia Serta Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Ilmu Kimia Serta Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Ilmu Kimia Serta Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Hakikat dan Peran Ilmu Kimia dalam Kehidupan serta Cabang-Cabang Ilmu kimia

Ilmu kimia merupakan salah satu ilmu di antara ilmu-ilmu IPA. Ilmu kimia didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan tersebut. Ilmu kimia sering disebut sebagai pusat pengetahuan karena sangat diperlukan untuk mempelajari ilmu pengetahuan lain, seperti biologi, fisika, kesehatan, geologi, geografi, dan kedokteran.

Hakikat Ilmu Kimia

Ilmu kimia memiliki beberapa hakikat sebagai berikut.

Ilmu yang Mempelajari Susunan Materi

Susunan Materi mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan setiap komponen dalam sebuah materi. Sebagi contoh, kita dapat membedakan antara alkohol dan air dengan melihat susunan materinya.Dalam ilmu kimia, air dan alkohol merupakan suatu senyawa, yaitu perpaduan dari dua jenis unsur atau lebih dengan komposisi tertentu. Unsur adalah zat paling dasar dan penyusun segala macam senyawa. Air adalah senyawa yang terdiri atas dua unsur, yaitu hidrogen (H) dan oksigen (O), dengan rumus kimia H2O, Alkohol adalah senyawa yang terdiri atas tiga henis unsur, yaitu hidrogen (H), oksigen (o), dan karbon (C), dengan rumus kimia CnH2+2O. Rumus kimia menyatakan susunan atau hakikat suatu zat. Setiap zat mempunyai susunan tertentu yang berbeda dari zat lainnya. Pengetahuan tentang susunan zat ini dapat membantu pemahaman mengenai sifat-sifat yang dimiliki zat tersebut. Alkohol dapat terbakar karena bereaksi dengan oksigen dari udara. Sementara air merupakan senyawa antara hidrogen dengan oksigen yang tidak dapat mengikat oksigen lebih banyak lagi.

 

Ilmu yang Mempelajari Struktur Materi

Struktur materi adalah gambaran tentang keadaan atom-atom yang saling terikat. Atom adalah butiran kecil (Partikel) penyusun materi. Atom sejenis atau berlainan jenis dapat bergabung dengan membentuk molekul. Atom dan molekul bersifat netral. Atom atau kumpulan atom yang bermuatan disebut ion.

 

 Ilmu yang Mempelajari Sifat Materi

Setiap materi mempunyai sifat khas yang membedakannya dari materi lain. Selain itu, antara berbagai materi juga terdapat kemiripan sifat. Sifat materi mencakup sifat fisis( wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh susunan dan struktur dari materi tersebut.

d. Ilmu yang Mempelajari Perubahan Materi

Perubahan materi meliputi perubahan fisika (perubahan yang tidak menghasilkan zat baru) dan perubahan kimia (perubahan yang menghasilkan zat baru). Dalam proses perubahan struktur selalu dilibatkan energi yang menyertai perubahan materi tersebut, proses dan besarnya energi yang terlibat,asal energi, serta kegunannya.

 

Peran Ilmu Kimia dalam Kehidupan

Ilmu kimia sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Berbagai hal yang terkait dengan pakaian, makanan, obat-obatan, bahan bakar, bahan industri elektronik, bahan konstruksi bangunan, dan bahan-bahan produk berbagai industri selalu melibatkan ilmu kimia. Oleh karena itu, manfaat ilmu kimia sangat dirasakan dalam kehidupan dan berbagai bidang kajian keilmuan.

Belum semua orang memahami manfaat ilmu kimia dalam kehidupan. Bahkan sebagaian orang cenderung berpikir negatif terhadap ilmu kimia. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa berhubungan dengan kimia berati berhubungan dengan zat-zat beracun dan berbahaya. Anggapan ini tidak semuanya salah, mengingat di sekitar kita sering terjadi penyagunaan bahan-bahan kimia atau kesalahan penanganan dalam penerapan ilmu kimia.

Banyak persoalan yang belum terungkap secara baik dan benar di kalangan masyarakat mengenai ilmu kimia berserta manfaatnya, dikarenakan terbatasnya pemahaman mengenai ilmu kimia. Berbagai cara harus dilakukan untuk lebih mengakrabkan ilmu kimia serta manfaat ilmu kimia bagi kehidupan masyarakat, guna meningkatkan kualitas hidup masyrakat.

Meningat pentingnya ilmu kimia dalam kehidupan, tidak mengherankan jika selanjutnya ilmu kimia terus dikembangkan. Berbagai penelitian terus dilakukan sehingga terlahir penemuan-penemuan baru yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup kita. Sehubungan dengan hal tersebut, manfaat ilmu kimia semakin banyak dirasakan dan menjadi kebutuhan manusia.

a. Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Ilmu kimia dibagi menjadi sembil cabang, setiap cabang mewakili ilmu kimia dan memiliki manfaat yang berbeda dengan cabang lainnya. Cabang-cabang ilmu kimia tersebut sebagai berikutnya.

1) Kimia Organik

Bidang ini memusatkan kajian pada struktur, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa-senyawa organik (senyawa hidrokarbon), seperti alkohol, bensin, dan solar.

2) Kimia Anorganik

Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian senyawa-senyawa anorganik seperti garam-garam, mineral-mineral, logam, dan material.

3) Biokimia

Bidang ini berkaitan dengan ilmu biologi, khususnya mengenai sifat dan komposisi senyawa serta hasil reaksi perubahannya. Senyawa-senyawa yang dipejari meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan enzim.

4) Kimia Analitik

Bidang ini berkaitan dengan penentuan kimia kualitatif dan kuantitatif, yang lebih diarahkan pada pengembangan dan aplikasi peralatan analitik yang semakin canggih.

5) Kimia Lingkungan

Bidang ini memusatkan kajian pada masalah-masalh lingkungan seperti pencemaran, penanganan limbah atau sampah, dan penanganan air bersih.

6) Kimia Inti (Radiokimia)

Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian mengenai zat-zat radioaktif, penanganan dan pemanfaatannya, seperti untuk pengobatan (kedokteran), pertanian, dan hidrologi.

7) Kimia Farmasi

Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian mengenai pemisahan (isolasi), pembuatan (sintesis), dan pengembangan bahan-bahan dalam yang mengandung zat-zat aktif untuk obat.

8) Kimia Fisik

Biadang ini bekaitan dengan ilmu fisika sehingga memusatkan kajian pada penelitian tentang energi yang menyertai reaksi kimia, sifat fisika dan kimia, serta perubahan senyawa kimia.

9) Kimia Pangan

Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian untuk mengembangkan kualitas bahan pangan, zat-zat aditif makanan, dan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan pangan.

Sumber Materi Belajar : https://guruips.co.id/

4