‘Berterimakasihlah ke Sang Pembuat Jalan’

‘Berterimakasihlah ke Sang Pembuat Jalan’

‘Berterimakasihlah ke Sang Pembuat Jalan’

‘Berterimakasihlah ke Sang Pembuat Jalan’

DOA apabila dipanjatkan dengan sepenuh hati dan keluar dari lubuk hati

yang paling dalam, maka pintu langit akan terbuka.

Baca Juga : Angan-angan Komaryatin menjadi Orang Sukses

“Allah mulai menunjukkan jalan melalui sosok yang saya anggap sengaja dikirim untuk membuat jalan menuju cita-cita saya. Sosok tersebut adalah bapak Drs. H. Arfan Usman,” tulis Komaryatin dalam bukunya yang berjudul ‘Tetap Kaya dan Bahagia di Usia Senja’.

‘Tetap Kaya dan Bahagia di Usia Senja’ adalah buku hasil karya Mantan Kepala Sekolah SMAN1 Dayun, Komaryatin.

Komaryatin adalah perempuan asal Jawa Tengah yang sudah menetap bertahun-tahun

di Kabupaten Siak, Riau. Menurut Komaryatin, sosok di atas adalah putra daerah asli Siak. “Jadi kalau ingin melihat karakter orang melayu yang sebenarnya, menurut saya cukup melihat kepribadian dua orang itu. Beliau dikenal agamis, ramah tamah, sopan santun dan sangat menghormati orang lain apalagi kepada orang yang lebh tua, intonasi dan bahasa didalam pergaulan sehari-hari lembut dan lugas tetapi bukan berarti tidak bisa marah, beliau juga bisa marah kalau sudah menyangkut marwah atau harga diri,”.

Mengapa tokoh itu ia anggap sebagai salah satu sosok yang dikirim Allah untuk menjadi sang penolong hidpunya? Karena menurutnya, orang itu adalah penyeimbang dari orang penting yang akan menjegalnya menjadi Kepala Sekolah waktu itu.

Baca Juga: ‘Menjadi Guru Adalah Cita-citaku’

“Beliau tahu kekurangan dan kelemahan saya, tetapi juga tau setitik kelebihan saya. Sehingga ketika orang nomor 1 di Kabupaten Siak bertanya kepada beliau tentang diri saya, minimal ada setitik nilai plus yang bisa beliau sampaikan. Sikap beliau yang baik dan ramah tamah, menimbulkan rasa percaya diri saya,”.

Tokoh selanjutnya kata dia, adalah Indra Maryanto yang menjabat sebagai ajudan Bupati Siak,

yang waktu itu dipegang H. Arwin AS. SH. “Saya mudah saja berkomunikasi dengan Indra Maryanto karena dia siswa saya waktu di SMAN 1 Siak, Indra Maryanto saya anggap sebagai penyambung lidah antara saya dengan bapak Bupati Siak, H. Arwin, AS. SH,”.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/GoogleWebmasterTools